Antara Vina, Keina Leia dan Java Jive

Awalnya adalah Keina Leia, gadis kecil ceria yang nggak tahan geli saat aku tempeli stetoskop di dadanya, yang notabene adalah putri dari Capung Java Jive, yang pada bulan Nopember 2007 ngasih tau bahwa sang Papa lagi nyiapin album baru saat aku tanya tentang kabar sang ayah.

Lalu dua bulan kemudian -yaitu Januari 2008- ternyata aku bisa ngopi bareng ayah Keina a.k.a sang gitaris Java Jive berkat ajakan Oom Charles yang baik hati. Meskipun pada saat itu aku hampir nggak bisa memenuhi undangan tersebut karena Kayla baru aja sembuh dari muntah-muntah. Untung Kayla tipe tahan banting. Jadi meskipun baru sembuh dari sakit, tapi nyante aja diajak hang out dan malah masih bisa berpose saat difoto.

Dan gossip Java Jive bikin album baru yang dihembuskan oleh putrinya pun diiyakan oleh Capung sang ayah saat kami ketemuan di Black Canyon Café Paris Van Java, Bandung.

Katanya, “Tunggu launchingnya sekitar bulan Maret, Vin!”.

Sehingga saat itu dengan perut buncit karena hamil 3 bulan-nya Keiva, aku manggut-manggut penuh semangat untuk merespon kabar baik tersebut dan nggak sabar nunggu panggilan untuk dijadiin model video klip album terbarunya Java Jive.

Yeah, 1-800-I WISH …

Dan sekarang, akhirnya album Java Jive udah beredar.
Tentunya dengan model video klip yang bukan saya.
Jadi buat para ibu muda fans Java Jive dulu, silakan ng-cek ke toko musik di sebelah.
Siapa tau pada kepengen beli CD Java Jive.

Btw, kenapa aku bilang para ibu?
Memangnya bapak-bapak nggak boleh beli CD Java Jive?
Karena menurut data statistik, vokalis Java Jive yang ganteng itu memang bikin kepincut remaja wanita yang sekarang dijamin udah pada jadi ibu-ibu. Hmm, itu termasuk ibunya Kayla dan Keiva kah?

For Capung Java Jive : Terima kasih CD-nya, ya.
Semoga makin bisa hinggap dimana-mana.
Dan sukses dengan album barunya!

Keterangan foto.
aku bareng Capung, Charles dan tentu saja Kayla.
itu saat aku hamil 3 bulan, jadi wajar kalau terlihat besar.
meskipun aslinya memang sudah besar.

lokasi: Black Canyon Cafe, Paris Van Java, Bandung, Januari 2008.