Multiple Intelligence (Agar Anak Pintar!)


Bermain adalah ‘pekerjaan’ utama anak.
Oleh karena itu orang tua yang cerdas perlu meluangkan waktu bermain bersama.

Sekarang pertanyaannya adalah: kecerdasan yang bagaimanakah yang sebaiknya dimiliki seseorang? Yang cuma jago Matematika kah? Yang luar biasa hebat dalam bidang science tapi nggak pinter bersosialisasi kah?

Jawabannya tentu saja TIDAK!

Biar gimana pun juga, anak kita nggak akan hidup bahagia kalo dia jago berhitung tapi nggak punya temen. Jadi selaen kecerdasan kognitif, sebagai orangtua kita harus membekali anak dengan ketrampilan bersosialisasi,ketrampilan motorik halus, motorik kasar dan lainnya.

Sekarang hampir rata-rata orangtua –ato lebih tepatnya para orang tua yang muda- tau tentang konsep Multiple Intelligence tersebut.

Buat yang mungkin rada-rada lupa, ini aku tulisin inti dari konsep tersebut:

Yang pertama adalah Verbal-linguistic.
Yaitu dimana anak mempunyai potensi yang menonjol dalam merangkai kalimat dan bercerita. Kemungkinan besar dia akan menjadi seorang writer yang hebat kalo dia mempunyai intelegensia dalam hal verbal-linguistic.

Multiple intelligence yang kedua dikenal dengan istilah Logical-mathematical.
Dimana anak akan dilihat dari kemampuannya dalam memecahkan masalah.

Konsep ketiga adalah Visual-spasial.
Dalam hal ini anak dinilai kemahirannya dalam berpikir tiga dimensi serta stereometris.

Selanjutnya adalah Bodily-kinesthetic.
Nah, mungkin ini yang paling banyak diterapkan oleh para orangtua.
Buktinya, sekolah-sekolah seni serta klub-klub olahraga nggak pernah sepi peminat.
Bodily-kinesthetic ini memang menunjukkan ketrampilan anak dalam hal gerak, tari atau olahaga.

Intelegensia yang kelima dikenal dengan istilah Musica.
Disini anak akan terlihat mempunyai bakat yang luar biasa dalam hal bunyi, nada, irama, lagu dan musik.

Keenam: Intrapersonal.
Yaitu kemampuan untuk memahami dan mengontrol diri sendiri

Ketujuh: Interpersonal
Hampir mirip ama intrapersonal, cuma yang ini adalah memahami dan menyesuaikan diri dengan orang lain.

Kedelapan: Naturalis
Ini merupakan suatu bakat dalam memahami dan memanfaatkan lingkungan.
Misalnya tertarik banget ama aktivitas Green Peace, sedih kalo ada lumba-lumba yang disiksa, peduli ama masalah sampah sehingga bela-belain belajar gimana caranya mendaur ulang sampah etc ...

Yang terakhir adalah Spiritual.
Ini merupakan konsep tentang moral, rohani dan Ketuhanan.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah potensi manakah yang menonjol yang dimiliki anak Anda? Yang jelas, untuk menemukan potensi si kecil, jangan pernah bosan memberinya stimulasi.

Cara sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan hal yang udah disebut di bagian awal tulisan ini yaitu mengajaknya bermain.

so, let's PLAY and have FUN with ur children!!

No comments: