Sebenernya tadi itu saya lagi kepengen banget makan siang pake sambal kecambah (toge). Tapi ternyata saya kehabisan toge. Maka setelah nggresek kulkas, ketemulah satu wadah berisi macaroni rebus, sisa bikin Macaroni Salad weekend kemarin. Kebetulan memang ada yang pesen Selat Solo komplit dari dapur Random Snippets (cuma 50 dus aja, kok). Nah, salah satu ubo rampe Selat Solo adalah si macaroni salad tersebut.
Akhirnya ketimbang repot turun ke supermarket dibawah apartment khusus untuk beli toge, saya pun memilih untuk mengolah si macaroni aja sebagai menu lunch. Tapi berhubung saya lagi bosen bikin setup macaroni ataupun yang dipanggang, maka yang saya lakukan cukup sederhana. Macaroni saya campur dengan wortel (bisa direbus dulu kalo nggak doyan wortel mentah) dan timun yang dipotong dadu kecil, beri dressing (campuran mayo; thousand island; kuning telur rebus yang dihaluskan; madu, garam, merica dan pala secukupnya), aduk sampai rata kemudian taburi dengan Gorgonzola cheese. Done.
Hasilnya?
Ehk. Saya masih laper, ternyata.
Maka saya lanjutkan dengan ngemil potongan pear (dari satu buah).
Terus gimana?
Terus gimana?
Akhirnya kenyang kah? Syukurlah, iya.
Tapi sumpe, saya tetep craving sambal togeeeeeee ....