Showing posts with label prakaryakertas. Show all posts
Showing posts with label prakaryakertas. Show all posts

Sederhana tapi berguna

Bagi yang sering ngintip Random Snippets, pasti tahu bahwa saya hobby mendaur ulang berbagai macam bahan yang ada di sekitar saya untuk dijadikan craft. Nah, karena saat ini saya sedang butuh wadah nic nac, maka yang saya jadikan sasaran adalah kedua bahan dibawah ini:

 dus bekas sepatu


dan majalah bekas


Yang saya lakukan dengan kedua bahan diatas cukup sederhana. Kardus bekas sepatu saya lepas tutupnya, kemudian bagian dasar dan keempat sisi bagian dalam dus saya lapisi dengan potongan majalah bekas (yang sebelumnya sudah saya lapisi dengan selotip --supaya lebih awet dan nggak gampang sobek. Yup, prosesnya mirip ketika kita akan melaminating kertas gitu).

Setelah bagian dalam kardus tertutup rapi, saya mulai memotong halaman majalah bekas dengan lebar 10.5 cm (sesuai tinggi dus). Lalu masing-masing potongan saya gulung membentuk pipa kecil dan dilem ujungnya (saya butuh 1.5 buah Glue Stick). Kemudian pipa tersebut saya tempelkan satu persatu di permukaan dinding luar dus memakai lem tembak (saya butuh 1 batang lem) sampai seluruhnya tertutup.

Sampai disini kalian bisa berhenti dan wadah nic nac siap digunakan.


Tapi jika kalian punya sisa kain yang lucu, silakeun menjahitnya untuk dijadikan pelapis wadah. Kayak begini:



Gampang, yes?
Semoga menginspirasi.

Salam,
Vina Revi

[Prakarya Anak] Siput Geje


Yang seru dari prakarya ini adalah kepala si siput bisa digerak-gerakkin masuk ke dalam cangkangnya. Mirip permainan Ciluk Ba gitu, deh. Now you see me, now you don't. Makanya saya sebut Siput Geje. Karena gak jelas maunya apa. Mau nongol atau mau ngumpet.

Anyway, untuk membuat siput geje ini bahan-bahan yang harus disiapkan sebagai berikut:
1. Kertas warna warni (saya pake tiga warna: hijau, orange dan ungu)
2. Cardboard/kertas yang rada tebel (saya pilih warna putih)
3. Spidol
4. Lem
5. Gunting
6. Pengait kertas*

note.
* Er, apa sih bahasa Indonesianya untuk menyebut paper embelishment yang kayak foto dibawah ini?


Anyway, cara bikinnya lumayan simple.
Saya belajar dari video simplekidscrafts.

Pertama, gambar spiral diatas kertas warna ungu.


Trus habis itu dipotong tapi usahakan garis spidolnya masih keliatan


Langkah kedua, gambar kepala siput diatas kertas warna orange, lalu dipotong dengan menyisakan garis spidolnya.


Langkah ketiga, buat rumput diatas kertas hijau.
Caranya: potong kertas hijau dengan lebar sesuai selera dan panjang seukuran cardboard. Trus habis itu dilipat secara acordion. Lalu dipotong zig zag bagian atasnya. Buka lipatan kertas. Tada! Jadi deh bentuk rumput.


Langkah keempat, pasang pengait kertas diantara cangkang dan kepala siput. Fungsi pengait ini supaya kepala bisa digerak-gerakkin kesana kemari.


Kemudian tempelkan siput yang udah dipasangi pengait di atas cardboard. Lalu tempelkan rumput dibagian bawah cardboard. And then u're done! Easy peasy, yes?


Dan sekarang mari kita mainkan kepalanya.
Yay!


Miss Hanbok

Oke, kreasi ini sebenernya sangat simple. Nggak ada yang istimewa. Cuman pembatas buku biasa aja, kali. Dimana saya yakin sebagian besar orang bisa membuatnya. Nah, tapi justru disitulah point saya. Karena menurut saya, postingan craft akan terasa lebih berguna jika orang lain (yang membaca) nggak keburu ilfil dengan kerumitannya.

Baiklah.
Jadi ini loh kreasi yang mau saya pamerin dari hasil mendaur ulang kardus bekas cereal:

Pembatas buku 'Miss Hanbok'


Bahan yang saya pakai: 
- Kardus bekas cereal (Kellog's)
- Gunting
- Cutter 
- Modeler's Knife (optional)
- Pensil 
- Spidol (saya pake Snowman Permanent Marker G)
- Cat poster
- Kuas

CARA.
1. Kardus cereal dibuka. Ratakan. 
Gambarlah bentuk Hanbok yang diinginkan di bagian dalam kardus (yang berwarna coklat).
ps. Silakeun jika ada yang berniat menjiplak design Miss Hanbok saya ini, ya. Sebagai gantinya, cukup tulis link ke postingan saya ini (jika kalian akan menguploadnya di blog masing-masing), kok. Terima kasiiiiih. ^^
2. Setelah puas dengan sketsa yang dibuat, tebalkan dengan spidol. 
3. Potong design Miss Hanbok sesuai garis spidol.
ps. Nggak usah terlalu sempurna. Hey, it's art!
4. Cat dengan warna sesuai selera.
5. Biarkan kering

Kalian bisa berhenti disini.
Atau meneruskannya dengan melaminating Miss Hanbok.
Selesai, deh. Pembatas buku Miss Hanbok pun siap dipakai.


3D Heart Origami

Berawal dari keinginan untuk memanfaatkan sisa potongan kertas bentuk memanjang (stripe) yang mulai menumpuk di pojok meja craft, maka saya mulai browsing how to make simple origami di youtube. Akhirnya setelah membuang waktu sekitar setengah jam nguplek nyari dan nontonin berbagai video origami yang nggak semuanya bagus itu, saya menemukan sebuah video pendek berisi teknik origami untuk membuat hati (heart) tiga dimensi. Bahan yang dibutuhkan: kertas yang dipotong memanjang (stripe). Yes!

Maka saya pun mulai membuatnya. 
Percobaan pertama, nggak terlalu sukses. Bentuknya pletat pletot nggak karuan. Saya mencoba lagi. Ternyata masih nggak bagus. Alih-alih berbentuk tiga dimensi, hasil bikinan saya mah kempes aja gitu. Nggak banget. Tapi being me, pantang menyerah sampai berhasil dong, ya. Dan akhirnya setelah percobaan kesekian dimana bentuk hatinya menjadi semakin keren (menggelembung cantik dengan lekukan yang sempurna) aih, ternyata saya ketagihan, Sodara! Sumpe, beneran asli nggak bisa berhenti bikin aja gitu.

Sehingga setelah beberapa jam anteng duduk bersila ngelipetin stripe, inilah hasilnya:


Belum saya itung berapa jumlah persisnya, sih. Kayaknya belum sampai tiga ratusan. Namun tampaknya kefrenzyan ini masih akan terus berlanjut sampai persediaan kertas saya habis atau er sampai saya bosen dan beralih sementara ke prakarya kertas lainnya. Jadi kans untuk mengoleksi 3D heart origami sampai ribuan tampaknya akan bisa tercapai lah ya. Ehk. Ini salah satu jenis prakarya yang sangat calming bagi seorang obsesif kompulsif macam saya, soalnya. *grin*

Ou, sebagian hati ada yang saya buat menjadi simple card semacam ini:


Gimana, tertarik mencobanya juga kah?
Silakeun. Tapi hati-hati, ketagihan.

[Prakarya Daur Ulang] Memanfaatkan Kertas Bekas


Bagi yang selama ini rajin mengikuti postingan-postingan saya di Random Snippets pasti tahu bahwa saya cukup sering membuat prakarya dari barang-barang bekas. Nah, kali ini saya akan membagi langkah-langkah menyulap kantong belanja kertas (paper bag) -bahkan yang sudah kusut sekalipun- menjadi sebuah hiasan gantung (wreath) yang keren.


BAHAN:
- Kantong belanja coklat (atau bisa juga pakai majalah bekas), pokoknya yang penting kertas
- Card box yang lumayan tebal (saya memakai dus bekas wadah botol jus)
- CD bekas
- Gunting
- Glue Gun
- Spidol, pensil 
- Pita, tali, atau apapun terserah yang penting bisa dipakai buat ngiket gitu
- 

CARA:
1 Membuat base
Jiplak CD di atas card box tebal. Gunting sesuai pola. Buat lingkaran dengan diameter lebih kecil diatas cardbox yang barusan digunting tadi (saya pake gelas, demi alasan kepraktisan. Ketimbang ribet nyari jangka). Potong sesuai pola. Hasil akhir akan menjadi seperti yang tertera di gambar no 4. Cardbox ini akan kita pakai sebagai alas untuk menempelkan gulungan kelopak bunga.


2 Menyiapkan kelopak bunga
Remas-remas paper bag sampai kusut. Saya sengaja melakukannya untuk mendapatkan tekstur yang lebih alami. Setelah tercapai level kekusutan yang diinginkan, buka remasan kertas, ratakan kembali. Buat pola spiral diatas kertas, gunting sesuai garis. Notes: saya cuma satu kali menggambar pola spiral diatas kertas. Selanjutnya saya mengandalkan feeling aja gitu, dengan mengguntingnya tanpa memakai pola. Lebih praktis.


Gulung spiral dari ujung luar menuju ke pusat (arah dalam). Ulangi proses tersebut sampai tercapai jumlah kelopak yang dinginkan. Dalam kasus saya: butuh sekitar 23-25 buah kelopak bunga (berbagai ukuran). Ou,   lebar kertas yang saya pakai ukurannya bervariasi. Yang paling besar 20x20 cm, yang terkecil sekitar 12x12cm. Yang perlu dicatat: saya nggak memakai ukuran pasti untuk masing-masing lebar kertas. Lebih messy lebih bagus.

3 Menata kelopak bunga
Setelah semua kertas selesai digulung, mari kita mulai menatanya diatas cardbox. Jangan lupa beri lubang kecil diatas cardbox untuk menyelipkan pita. Dengan menggunakan glue gun, lem saya tembakkan diatas cardbox baru kemudian kelopak bunga saya tekan diatas lem tersebut. Tips: Mulailah dari kelopak bunga yang besar baru kemudian beranjak ke kelopak bunga yang lebih kecil. 


Lakukan sampai seluruh cardbox tertutup kelopak bunga. Atau kalau mau lebih kreatif, sisakan sebagian ruangan sehingga tekstur cardbox masih terlihat. Selipkan pita di lubang yang telah kita siapkan sebelumnya. Ikat membentuk pita. Wreath siap digantung.


(iya, saya belajar step by step bikin Paper Rose kayak begini dari blog beliau)

Notes.
In case tertarik dengan postingan-postingan dibawah ini yang juga sama-sama memanfaatkan kertas bekas, silakeun klik pada masing-masing gambar, ya. Notes ini akan terus saya update jika ada postingan lain yang berhubungan.

- Pembatas buku Miss Hanbok dari bahan kardus bekas cereal-



-3D Hearts Origami-


[Prakarya Anak] Hand Prints



Prakarya anak yang cukup gampang untuk dieksekusi.
Bahan-bahannya nggak ribet. Proses pembuatannya juga cepat.
Dan yang jelas, anak-anak dijamin senang karena merasa dibolehkan main kotor secara legal.



BAHAN:
- Kertas warna
- Cat acrylic
- Kuas
- Gunting
- Hiasan (saya memakai pita)
- Glue Gun

CARA:1. Buat pola baju diatas kertas



2. Gunting diatas kertas warna yang akan kita pakai sebagai 'baju'

3. Tempelkan pola baju yang sudah tergunting rapi diatas kertas. 

4. Telapak tangan dan kelima jari anak dicat dengan warna yang diinginkan. Langsung tempelkan tangan anak di kertas yang ada tempelan bajunya. Lakukan beberapa kali sampai membentuk rok rumbai. Jika perlu, telapak tangan bisa dicat ulang. Biarkan cetakan tangan kering diatas kertas. 



Kemudian beri hiasan sesuai kreativitas masing-masing.


Ide: postingan Kimber-Leigh tentang Ballerina Theme untuk B'day Party anaknya.

Salam,
Vina Revi