Showing posts with label kain perca. Show all posts
Showing posts with label kain perca. Show all posts

DIY Patchwork Coaster


Kali ini kita bikin coaster atau tatakan, yuk!
Ini bisa dipake sebagai alas teko, gelas, cangkir dan segala derivasinya.

Bahan:
- 3 kain dengan motif berbeda, masing-masing dipotong 3.5x32 cm
- 1 buah batting (kain pelapis) ukuran 13.5x13.5 cm
- 1 buah kain untuk bagian belakang coaster ukuran 13.5x13.5 cm


CARA:
1. Jahit ketiga kain dengan ukuran 3.5x32 cm menjadi satu. Caranya: ambil dua buah kain, jahit sisi panjangnya, teruskan dengan kain ketiga.
Habis itu, seterika.


2. Potong jadi empat bagian (masing-masing sekitar 8 cm)


Lalu atur posisinya kayak begini:


3. Jahit potongan kain yang barusan ditata tadi. Tips: mulai dengan dua lajur di bawah, trus lanjutkan dengan dua lajur diatas. Baru kemudian jahit bagian tengahnya.



4. Tata kain dengan urutan sebagai berikut: 
- Kain patchwork menghadap ke atas
- Kain bagian belakang menghadap ke bawah
- Pelapis bagian dalam
Sehingga kain patchwork dan kain bagian belakang diposisikan dengan sisi benar saling berhadapan, kayak begini:


Jahit keempat sisinya, sisakan lubang sekitar 3-4 cm. Trim bagian pinggirnya.


Balikkan kain melalui lubang 3-4 cm.


Jahit tindas lubang dengan mesin atau bisa juga dijahit dengan tangan.


Dan selesai. Yay!

Happy sewing.

Metamorfosis tas gratisan



Sering ikut seminar, simposium, diklat dan segala derivasinya lalu kemudian pulangnya dibawain berbagai macam gimmick oleh panitia kah? Kalo iya, toss. Pertanyaannya sekarang: Seneng nggak dikasih berbagai barang gratisan tersebut? Kalo aku sih terus terang seneng. Ehk. 

Cuman tahu sendiri, dong, kadang-kadang kita suka malu untuk memakai si gimmick tersebut, yes? Karena yang namanya gimmick (gratisan) itu rata-rata memang penuh dengan sablonan judul acara (dan atau nama/gambar/logo produk sponsor) dalam ukuran besar. Intinya: si gimmick nggak banget untuk dibawa ngeceng aja gitu. *OMG, hari gini masih ada yang memakai kata ngeceng nggak, siy?*

Nah, salah satu cara mensiasatinya ada di bawah ini.

METAMORFOSIS GIMMICK
Jenis gimmick: tas 
Level kerempongan: dari skala 1-10, ini masuk 5




Idenya sederhana: bagian tas yang ada tulisan nggak pentingnya ditutup dengan sesuatu yang lebih menarik. Dalam kasusku: kain perca yang dipotong memanjang, kemudian dijahit melingkar membentuk bunga. Kemudian tali tas dilapisi dengan pita yang dijahit sepanjang pinggirnya. Ou, sama tasnya aku kecilin sedikit ukurannya dengan memotong bagian kanan kirinya biar bentuknya lebih persegi panjang.

ini foto before-after nya:


Happy crafting & recycling!

Upcycling kaleng bekas

Selain jar, maka kaleng adalah salah satu benda yang rada eman-eman aku buang. Karena aku yakin bahwa banyak banget kreatifitas yang bisa dituangkan untuk menyulapnya menjadi barang yang cantik dan berguna. 

Misalnya dibikin kayak begini:


Versi "Sebelum dan Sesudah" :


Yang aku kerjakan ini sederhana. Jadi kaleng bekas dicuci bersih, kertas produknya dilepas (tips: gosok kaleng dengan sponge&air sabun jika si kertas susah dikelupas), keringkan. 

Setelah bersih dan kering, kaleng dicat dengan warna sesuai selera (dalam kasusku: merah). Aku pake pylox (dua lapis) biar praktis. Soalnya berdasarkan pengalaman, ngcat pake kuas ternyata keringnya (lebih) lama dan belum tentu rata olesannya. Tapi terserah kalian aja, deng. Mau pake kuas atau pylox. Bebas.

Biarkan cat kering sempurna (3-4 jam atau semalaman). Setelah kering, baru kemudian kita hias dengan berbagai embelishment atau simply dibungkus pake kain perca (ini project yang sangat bagus untuk memanfaatkan kain sisa sewing craft). Selesai.

Ini penampakan close up kaleng yang (hanya) dihias pake embellishment:


Dan ini yang dibungkus pake kain perca dengan aplikasi balik:


Gimana? Beneran simple, kan?
Tapi yang penting fungsional, yes.

So, happy crafting&recycling!
Hope to see u guys in the craft room soon.

Salam,
Vina Revi

[Prakarya Anak] Memanfaatkan kain perca


Sewing craft yang satu ini cocok banget dilakukan anak-anak. Karena buat saya, jika jahitannya semakin messy (khas anak-anak yang kebanyakan masih dalam taraf belajar) maka tampilannya justru akan semakin unik.


Sekadar info: karya diatas adalah hasil jahitan Keiva, bungsu saya (6 tahun) yang baru pertama kali ini pegang jarum jahit (dalam artian beneran disuruh menjahit dan nggak cuma pegang-pegang aja). And see? Hasilnya lumayan, yes ... ^^

Bahan:
- Kain (ini saatnya untuk memanfaatkan kain perca yang menggunung)
- Gunting
- Jarum dan benang jahit
- Kapas (untuk filler)
- Pita (untuk menggantung)

CARA.


1. Gambar pola sesuai selera diatas kertas (dalam kasus saya: hati), gunting lalu jiplak diatas kain. Gunting. Sisihkan. Buat sebanyak dua buah. Tips: kain bisa dilipat lalu gunting sekaligus sehingga didapat hasil yang sama.
2. Tumpuk potongan kain tersebut jadi satu pake jarum pentul. Lalu mulailah menjahit sekelilingnya (sisakan sekitar 2-3 cm sebagai tempat masukkin kapas). Tadi Keiva lupa bikin lubang sehingga agak kesusahan ketika akan mengisinya dengan kapas. ^^
3. Setelah terisi kapas, jahit lubangnya. Beri pita diatasnya. Selesai. Tips: supaya gantungan ini lebih berguna, mungkin lain kali akan saya tambahi potpouri atau wewangian lainnya.

Happy sewing!
Ou, btw biar nggak dituduh hoax, ini bukti videonya. ^^