Showing posts with label diet. Show all posts
Showing posts with label diet. Show all posts

My Weight Loss Diary

Ceritanya sebulan yang lalu itu saya kan berhasil menurunkan berat badan sebanyak 6.2 kg (hanya) dalam waktu satu bulan. Tepatnya 28 hari. Sebagai yang mengalaminya, terus terang saya kaget sendiri karena nggak menyangka bahwa hasilnya akan sedrastis itu. Dan sekali lagi, cuma dalam kurun waktu 28 hari (30 Mei 2014-27 Juni 2014) saja. Not even a month, Sodara! Jadi wajar kalo saya sendiri pun takjub.

BEFORE: May 30. 2014. AFTER: June 27.2014

Dan saking girangnya, saya pun nggak tahan untuk pamer foto Before After'nya di Facebook. Yang mana kemudian menuai banyak pertanyaan dan rasa penasaran teman-teman.

Maka setelah tertunda sekian hari, di tengah segala kerempongan menyelesaikan berbagai project dan juga ngurus si bungsu yang rada meriang karena kecapekan, inilah yang berhasil saya tulis dengan cara menyicilnya sedikit demi sedikit. Semoga bisa menjawab semua pertanyaan yang ada, ya.

Silakeuun ...

Smoothies BTP*

Mulai bingung memadu padankan sayur buah untuk campuran smoothies/juice kah? Perfect! Semoga smoothies ala Vina Revi yang satu ini bisa dijadikan sebagai salah satu variasi menu. Mari, silakeun smoothies-nyaaaa ...


Bahan: 150 gr blueberries
150 gr tahu putih
75 gr pecans
250 ml air**
es batu secukupnya

Cara: Blender semua bahan jadi satu.
Segera sajikan dan (tentunya) juga dihabiskan.
Resep yang simple dan praktis, yes?

Note.
* Ada yang berminat memberi usulan nama untuk smoothies ini? Silakeun ditulis di kolom reply, ya. ^^
** Kalau takut citarasanya terlalu hambar, bisa diganti dengan campuran 100ml yakult dan 150ml air 

Salam,
Vina Revi

Honey, I Shrunk My Body!


After an intense workout for about two months (Feb-March 2013), I have lost 12cm of my waist, 7cm of my thigh circumference, and 6kg of my weight. 

What I meant by an intense workout is swimming almost everyday (except Sat&Sun) for 50 minutes nonstop. Okay, not really nonstop, though. Because I have to catch my breath for about 30 seconds every four-six laps. 

On Tue and Thu I usually go to the pool (6 blocks from my house) around 7 in the morning after preparing breakfast for my kids and lunchbox for my husband. Well, occassionally I skip that job (cooking the meal) and hand over it to my husband if I wake up late. *grin*. Btw, it takes me about 20-35 minutes to go there by bike or on foot.

Since I don't really like the gym&fitness things (probably not yet), I do jogging in the treadmill for only about 30 minutes per day (just enough to burn 150-300 calories).

So, here I said it. If you want to shrink your body or just to maintain your ideal weight (I know, some people have such a privilege of not gaining weight no matter how much they ate. Better I envy those people, LOL), maybe you can do just like what I do.

Have a healthy life!
And good luck.

-Vina Revi-
'Random Snippets'
April, 2013

ps. Title inspired by 'Honey, I Shrunk The Kids' movie

Rahasia Sehat dan Langsing

Problem klasik orang setelah menikah pada umumnya adalah badan menggendut dan perut membuncit. 

Kecuali bagi mereka yang (1)dianugerahi badan tetap langsing atletis meskipun porsi makan kayak kuli, (2)kerja keras dengan berolahraga secara rutin untuk mempertahankan bentuk badan,  serta (3)menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat.

Untuk kaum katagori 1 memang layak bikin kesel sejuta umat. Bayangin aja, sementara yang lain baru ngemil kerupuk pasir bisa langsung naik 3 kg, lah ini si kaum #1 kok ya tetep aja badan kencang tak bercela meskipun makan pake sekop.

Sementara kaum #2 dan #3, kalau nggak telaten olahraga atau kembali rajin makan junk food beserta asesorisnya (yang namanya burger, kopi, coca cola dan segala derivasinya memang tempting sih, ya) maka badan akan kembali menggelembung ditambah bonus perut buncit menggelambir. Nggak banget.

Tapi sebenernya pada intinya sih program melangsing (pinjem istilahnya ya, Mbot!) itu harus betul-betul berasal dari dalam hati. Faktor kesadaran pribadi. Bukan karena paksaan. Atau sekadar pengen mengimpress gebetan yang memang lagi lucu-lucunya menjalani hidup sehat. Intinya: cuma ikut-ikutan itu nggak akan langgeng. Begitu gebetan gagal dipepet, bubar deh program melangsingnya.

Kembali ke soal melangsing.
Lantas kenapa pulak saya sok-sokan membahas masalah ini?
Karena saya pernah menggendut drastis (BB naik 23kg) dan suami saya mengalami symphaty weight alias ikut menggendut bersama saya (Kesian kalau saya gendut sendirian, katanya. Nice excuse!) Tapi untunglah pada akhirnya kami berhasil kembali ke jalan yang benar.




Mau tahu apa yang telah kami lakukan?
Tanya saya, ya. Nggak dagang, kok. Ehk.


Salam,
Vina Revi