Showing posts with label nicnac. Show all posts
Showing posts with label nicnac. Show all posts

4 Ide Daur Ulang Wadah Bekas Susu (Milk Jug)

Yang bingung mau ngapain dengan wadah bekas susunya (emang mau ngapain?), semoga postingan ini berguna dan menginspirasi. Ou, in case ada yang nanya,"Botol susu yang kayak gimana sih yang dimaksud?"

Yang kayak dibawah ini  ...



1. Wadah Alat Jahit
Jika sering kelabakan nyari dimana letak gunting, benang, jarum dan sodara-sodaranya, coba mulai sekarang dibenahi lagi penempatannya. Organisasikanlah secara rapi dimana letak masing-masing barang tersebut. Atau kalau mau lebih praktis, simpan seluruh perlatan menjahit dalam satu container.



2. Wadah Peralatan Craft
Yang hobby bikin craft pasti punya banyak peralatan kecil-kecil. Container ini pas banget untuk menyimpan alat-alat tersebut. Pisahkan sesuai jenisnya biar lebih gampang dicari.


3. Luggage Tag
Cocok buat mereka yang hobby traveling.


4. Book Mark
Entah kenapa, saya tuh sering banget kehilangan bookmark. Padahal saya bukan tipe yang slebor kalau baca buku. Maka dengan membuatnya dari bahan daur ulang semacam ini, rasa gemes karena berkali-kali kehilangan pembatas buku (yang artinya juga buang-buang uang) bisa sedikit terkurangi. *emak-emak perhitungan*



That's it.
Empat ide untuk memanfaatkan wadah bekas botol susu.
Semoga bermanfaat.

ps. Sebenernya beberapa tahun yang lalu saya pernah juga bikin charger station dari bekas wadah susu. Tapi ini tadi saya ngubek Random Snippets kok belum ketemu aja postingannya. Ntar deh saya update lagi kalau udah ada link-nya. Terima kasih. ^^

Salam,
Vina Revi

[DIY] Tempat Bando


Prinsip membuatnya sangat sederhana. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga nggak rumit. Yang perlu diperhatikan:  gunakan kaleng bekas dengan diameter yang cukup lebar (setidaknya lebih dari 12-13 cm). Kenapa? Karena kalau diameter kalengnya kekecilan, bando-bando (ukuran normal) yang dipasang akan bolak balik melorot. Percayalah, saya sudah membuktikannya. ^^

Bagi yang tertarik membuatnya, ini detailnya:

BAHAN.












- Kaleng bekas, diameter lebih dari 12-13 cm
- Kertas bermotif atau kain perca
- Gunting
- Lem
- Hiasan (saya memakai adhesive ribbon)

CARA.
Saya nggak memotret step by stepnya secara detail. Karena kayaknya hanya dengan melihat hasil akhirnya udah bisa ditebak gimana cara bikinnya, kan. Prinsipnya: potong kertas (atau kain) sesuai dengan ukuran kaleng. Lingkarkan kertas sampai menutupi kaleng sambil di-lem. Hias dengan pita (atau apapun sesuai selera). And voila! Tempat bando dari kaleng bekas. Sumpe, sepuluh menit jadi ... ^^


[Prakarya Daur Ulang] Memanfaatkan Kertas Bekas


Bagi yang selama ini rajin mengikuti postingan-postingan saya di Random Snippets pasti tahu bahwa saya cukup sering membuat prakarya dari barang-barang bekas. Nah, kali ini saya akan membagi langkah-langkah menyulap kantong belanja kertas (paper bag) -bahkan yang sudah kusut sekalipun- menjadi sebuah hiasan gantung (wreath) yang keren.


BAHAN:
- Kantong belanja coklat (atau bisa juga pakai majalah bekas), pokoknya yang penting kertas
- Card box yang lumayan tebal (saya memakai dus bekas wadah botol jus)
- CD bekas
- Gunting
- Glue Gun
- Spidol, pensil 
- Pita, tali, atau apapun terserah yang penting bisa dipakai buat ngiket gitu

CARA:
1 Membuat base
Jiplak CD di atas card box tebal. Gunting sesuai pola. Buat lingkaran dengan diameter lebih kecil diatas cardbox yang barusan digunting tadi (saya pake gelas, demi alasan kepraktisan. Ketimbang ribet nyari jangka). Potong sesuai pola. Hasil akhir akan menjadi seperti yang tertera di gambar no 4. Cardbox ini akan kita pakai sebagai alas untuk menempelkan gulungan kelopak bunga.


2 Menyiapkan kelopak bunga
Remas-remas paper bag sampai kusut. Saya sengaja melakukannya untuk mendapatkan tekstur yang lebih alami. Setelah tercapai level kekusutan yang diinginkan, buka remasan kertas, ratakan kembali. Buat pola spiral diatas kertas, gunting sesuai garis. Notes: saya cuma satu kali menggambar pola spiral diatas kertas. Selanjutnya saya mengandalkan feeling aja gitu, dengan mengguntingnya tanpa memakai pola. Lebih praktis.


Gulung spiral dari ujung luar menuju ke pusat (arah dalam). Ulangi proses tersebut sampai tercapai jumlah kelopak yang dinginkan. Dalam kasus saya: butuh sekitar 23-25 buah kelopak bunga (berbagai ukuran). Ou,   lebar kertas yang saya pakai ukurannya bervariasi. Yang paling besar 20x20 cm, yang terkecil sekitar 12x12cm. Yang perlu dicatat: saya nggak memakai ukuran pasti untuk masing-masing lebar kertas. Lebih messy lebih bagus.

3 Menata kelopak bunga
Setelah semua kertas selesai digulung, mari kita mulai menatanya diatas cardbox. Jangan lupa beri lubang kecil diatas cardbox untuk menyelipkan pita. Dengan menggunakan glue gun, lem saya tembakkan diatas cardbox baru kemudian kelopak bunga saya tekan diatas lem tersebut. Tips: Mulailah dari kelopak bunga yang besar baru kemudian beranjak ke kelopak bunga yang lebih kecil. 


Lakukan sampai seluruh cardbox tertutup kelopak bunga. Atau kalau mau lebih kreatif, sisakan sebagian ruangan sehingga tekstur cardbox masih terlihat. Selipkan pita di lubang yang telah kita siapkan sebelumnya. Ikat membentuk pita. Wreath siap digantung.


(iya, saya belajar step by step bikin Paper Rose kayak begini dari blog beliau)

Notes.
In case tertarik dengan postingan-postingan dibawah ini yang juga sama-sama memanfaatkan kertas bekas, silakeun klik pada masing-masing gambar, ya. Notes ini akan terus saya update jika ada postingan lain yang berhubungan.

- Pembatas buku Miss Hanbok dari bahan kardus bekas cereal-



-3D Hearts Origami-