Showing posts with label food. Show all posts
Showing posts with label food. Show all posts

AYAM KODOK

foto. vina revi

Jadi meskipun namanya Ayam Kodok, tapi bahan-bahannya sama sekali enggak melibatkan kodok. Sumpe. Karena sebenernya ini mirip Stuffed Turkey yang banyak bertebaran ketika Thanksgiving Day. Iya, jadi Ayam Kodok ini semacam Ayam Sumpel gitu, deh.

Prinsipnya adalah ayam dikulitin (badan ayam dipisahin dari kulitnya). Proses ini bisa kita lakukan sendiri atau minta ke tukang ayam melakukannya untuk kita. Biasanya tukang daging mau melakukannya for free, kok. Tapi in case mau melakukannya sendiri (kayak aku), ini ada beberapa video dari D'arcys Meat House yang kayaknya cukup merepresentasi teknik-ku selama ini. Bedanya mereka meninggalkan daging ayam di kulitnya. Sementara kalo aku, semua daging ayam diambil (disesetin gitu) lalu dipake sekalian sebagai tambahan bahan adonan isi.

Ini link ke video-nya:

Setelah ayam dikuliti, baru kita isi dengan bahan isian. Lalu dikukus selama 45 menit-1jam. Baru kemudian dipanggang untuk mendapatkan warna coklat keemasan yang cantik.

Ribet prosesnya?
Ehk, iya. Sedikit.
Tapi percayalah, sepadan dengan semua kerja kerasnya.
Karena citarasanya sungguh yummy markimi.

ps. Aku kenal Ayam Kodok pertama kali jaman masih kecil dulu. Sekitar umur SD gitu lah. Yang terkenal di kotaku dulu adalah cateringnya Tante Doddy. Beugh, kalau Mama udah pesen Ayam Kodok-nya Tante Doddy, dijamin dunia terasa indah.

Maka inilah resep komplitnya.
Enjoy!

foto. vina revi


AYAM KODOK

Bahan isian.
500 gr daging sapi giling
500 gr daging ayam giling (dari daging ayam yang kita kulitin tadi, dicacah pake food processor sampe halus)
4 lembar roti tawar, rendam pake susu 300ml
3 butir telur
1 cup wortel cincang
2 sdt gula pasir
3 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk (biasanya aku pake 1 biji pala, diparut langsung --pake parutan keju itu-- di atas adonan)
4 butir telur, rebus, kupas (optional) 
minyak, untuk melumuri ayam sebelum dikukus

Bahan saus (dressing).
1 sdm margarin
1 buah bawang bombai, iris
1 sdm tepung terigu
500 ml air
8 sdm kecap manis
1 sdm saus tomat
1 buah pala, memarkan
garam dan merica bubuk, secukupnya

Bahan olesan.
1 sdm margarin
3 sdm kecap manis
1/2 sdt bawang putih bubuk (bisa di-skip kalo enggak ada)
1/4 sdt pala
1/4 sdt merica bubuk
1-2 sdm madu

Bahan pelengkap.
Kentang goreng atau mashed potato juga boleh, daun selada, irisan tomat, wortel rebus (potong persegi panjang, rebus di air mendidih selama 1-3 menit, tumis pake margarin+gula pasir+garam selama 1 menit), saus tomat dan saus sambal.

CARA.
Semua bahan isian (kecuali telur rebus) dicampur jadi satu di wadah yang lumayan gede. Aduk sampai rata.

Kulit ayam yang udah enggak ada isinya digelar, jahit di bagian atasnya (leher) sampai tertutup. Aku pake benang warna item biar keliatan kalau mau dilepas. Sumpelin bahan isian ke dalam ayam dari arah bawah (bagian brutu). Taruh telur rebus di sisi kanan dan kiri atas. Fungsi telur rebus ini juga sebagai penyangga biar bentuknya lebih kokoh. Terus masukkin bahan isian sampai padat. Sisa telur rebus ditata di kanan dan kiri kayak yang di bagian atas. 

Setelah padat terisi, jahit bagian bawah ayam sampai tertutup. Lumuri dengan minyak. Kukus di panci kukusan yang udah beruap banyak. Ketika ayam masuk, api dikecilin. Tutup panci dilapisi lap bersih biar uap airnya enggak menetes ke ayam. Kukus selama 50 menit-1 jam sampai ayam matang.

Angkat dari panci kukusan. Taruh di atas loyang. Olesi dengan bahan olesan. Panggang di oven selama 12-15 menit (sambil sesekali dioles ulang) sampai ayam berwarna coklat keemasan. 

Pindahkan ke piring saji. Potong-potong sesuai selera.
Sajikan dengan pelengkap.

Happy cooking!

TIPS.
"Cook It Freeze It"
Setelah dikukus dan didinginkan, ayam bisa dibungkus pake freezer bag atau wadah khusus freezer (aku pake Tupperware. Ini bukan sponsor. Tapi memang aku suka aja sama produk-produk mereka). Simpan di dalam freezer sampai saat akan dibutuhkan. Baru kemudian lakukan langkah selanjutnya (dioles dan dipanggang di oven).

Kalau mau dibekukan, telur rebus bisa di-skip. Karena telur rebus yang di-freezer akan membal kalau di-thawing.

Ayam dikeluarin dari freezer sekitar 3-4 hari sebelum hari H. Jadi ketika akan dipanggang, ayam udah lunak dan siap diolah.

Maple Syrup Pancake Muffins

Sekitar satu bulan yang lalu, Nana, mantan temen kuliah (jaman koskap dulu), datang ke Korea (sekarang dia tinggal di Canada bareng suami dan Kayla, anak sulungnya yang sebentar lagi bakal jadi kakak. Due date-nya kapan ya, Na? Lupa lagi gue). Nah, diantara banyak bondotan yang Nana bawa untukku, terseliplah Maple Syrup asli Canada. Ihiiiir, senaaaang.
Alasan Nana ngoleh-olehin maple syrup,"Soalnya elu kan doyan baking, mbak. Jadi gue bawain maple syrup aja yang pasti akan berguna dibanding yang lain-lainnya." Aaaw, meleleh hatiku, Na. Meskipun sebenernya apapun bentuk pemberian seseorang itu akan selalu aku hargai sepenuh hati. *kedip-kedip*

Dan karena terkadang hanya mengucapkan terima kasih itu nggak cukup, maka aku pun googling resep nyari menu yang rada special yang melibatkan unsur maple syrup di dalamnya. Biar hasil experiment-nya bisa aku share kepada dunia. Amalnya biar makin muter, pan. ^^


Anyway, ketemulah resep ini.
Maka demikianlah.

MAPLE SYRUP PANCAKE MUFFINS


Thanks for the recipe, Christina!

Catatan.
Ada beberapa bahan yang aku modifikasi.
Silakeun bandingkan dengan aslinya jika memang perlu, ya.



MAPLE SYRUP PANCAKE MUFFINS
Bahan.
7 sdm butter (bisa diganti margarine. FYI: aku pake I Can't Believe It's Not Butter)
1 1/2 cup tepung terigu
2/3 cup gula pasir
1 1/2 sdt baking powder
3/4 sdt garam
1/3 cup susu cair
1 butir telur, ukuran besar
1 kuning telur, ukuran besar
1 sdm maple syrup
1/4 sdt bubuk vanilla

Maple Glaze.
1/4 cup maple syrup

CARA.
1. Panasin oven 180 C. Tata paper cup diatas loyang muffins isi 12.
2. Lelehkan butter (sekitar 1 menit). Terus masak sambil diaduk sampai berwarna kuning kecoklatan (sekitar 2-3 menit). Angkat. Biarkan sedikit dingin.
3. Campur tepung terigu, gula pasir, baking powder dan garam. Aduk rata. Sisihkan.
4. Di mangkuk lain, campur susu cair, telur, kuning telur, maple syrup dan vanilla. Tuang butter yang sudah dilelehkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sampai rata.
5. Buat lubang di tengah adonan tepung, tuang adonan cair di lubang sambil diaduk rata. 
6. Scoop adonan ke dalam loyang muffin. Panggang di oven selama 18-20 menit.

Nikmati dengan mencocolnya ke dalam maple syrup yang udah dipanasin sebentar. Atau simply menuang maple syrupnya diatas muffins. Yummy markimi.


Happy cooking!

Nasi Tumis Daging Kukus

Setiap kali punya stock daging cincang, bawaannya tuh pengen bikin Bakso aja. *ada yang gitu juga kah?* Tapi berhubung yang doyan (banget) Bakso di rumah cuma saya dan Keiva, maka harus ada kompromi lah, ya. Dan ini adalah salah satu olahan daging cincang yang biasa saya jadikan alternatif: Nasi Tumis Daging Kukus. Untuk mengakomodasi lidah suami saya yang sangat Jawa dan cenderung menyukai citarasa manis. Sementara untuk Kakak? Ehk, tetep western style ... *chef-nya puyeng, tapi bahagia*

Maka inilah.Semoga bermanfaat.




NASI TUMIS DAGING KUKUS
Bahan.
300 gr beras (sekitar 2 cup)
500 ml air

Tumisan.
2 sdm minyak goreng
3 butir bawang merah, iris
2 siung bawang putih, iris
2 buah cabai merah besar, iris (bisa di-skip kalo nggak suka)
250 gr daging sapi cincang
3 lembar daun jeruk
5 sdm kecap manis
garam dan merica secukupnya 
1 batang wortel, serut
1 batang daun bawang, iris
500 ml santan
4 butir telur rebus matang, iris (bisa di-skip)

CARA.
1. Siapkan wadah. Kalau saya, pake pinggan tahan panas ukuran 20x20cm atau yang bundar diameter 18cm.
2. Nasi: Masak beras dengan air hingga menjadi nasi aron*, angkat.
*detail: beras ditaruh di panci, masukkan air, rebus dengan api sedang sampai air menyusut sambil sesekali diaduk (tapi jangan terlalu sering, ntar jadi bubur). 
3. Tumisan: panaskan minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih dan cabe merah (kalo pake) sampai layu. Masukkan daging cincang, masak sampe berubah warna. Masukkan daung jeruk, kecap manis, garam dan merica bubuk, aduk rata. Masukkan wortel dan daun bawang, aduk rata. Masak sampe matang, angkat.
4. Penyelesaian: Ambil wadah, isi 1/3 bagian dengan nasi aron, tuangkan 1/2 bagian tumisan, tata irisan telur, tutup dengan nasi aron hingga 2/3 penuh, tuangkan santan sampai hampir penuh, tutup dengan tumisan daging dan kukus selama 30 menit, angkat.
5. Tutup dengan aluminium foil.

Happy cooking!

Source: 30 Menu untuk 1 Bulan karya Sisca Soewitomo, Penerbit Gramedia (2009), hal 30.

Vanilla Cupcake with Creamcheese Frosting

Sekitar dua tahun yang lalu, secara impulsive saya beli mini cake pan bertema 'Zoo Friends' di Costco. *iya, di Korea ada Costco juga, kok. Bukan hanya di Amerika. Just saying* Mini cake pan ini produksi Nordic Ware, made in the USA. Anyway, selama dua tahun itu pula si mini cake pan nganggur nggak pernah saya buka dusnya, let alone dipake. Ehk. Ini memang bentuk suatu impulsive buying yang sebaiknya jangan ditiru sih, ya.

Tapi akhirnya seminggu yang lalu, ketika saya beberes lemari dapur dan melihat kembali dus berisi mini cake pan ini, saya tergerak untuk memanfaatkannya. Dan ternyata di balik kemasan dus-nya tertera resep Vanilla Zoo Animals. Saya pikir, apa salahnya dicoba? Siapa tahu enak.

Ternyata enak, Sodara.
Cuman memang hasil bakingan saya nggak semulus yang tertera di dalam kemasan. Meskipun bentuk masing-masing hewannya masih keliatan. Sehingga dua pertiga adonan yang masih tersisa saya cetak pake papercup dan dipanggang memakai loyang muffins biasa aja. Lalu karena saya males bikin icing (untuk menghias si animal cake itu tadi), akhirnya saya membongkar resep lama untuk mencari rujukan Creamcheese Frosting.

Maka inilah.
Vanilla Cupcake with Creamcheese Frosting.
Ou, dan btw si animal cake itu akhirnya belum saya hias dengan icing sampe hari ini. Dan kayaknya sih bakal saya gabrukkin creamcheese frosting aja kali, ya. Ehk.


VANILLA CUPCAKE with CREAMCHEESE FROSTING
Bahan cupcake.
2 1/4 tepung terigu
3/4 cup (resep asli memakai 1 2/3 cup) gula 
2 sdt baking powder
3/4 sdt baking soda
1/2 sdt garam
1 cup butter, suhu ruangan
1 cup sourcream (resep asli memakai vanilla yogurt)
4 butir telur
2 sdt vanilla extract

CARA.
Panaskan oven 175 C.
Di mangkuk ukuran sedang, aduk rata tepung, gula, baking powder, baking soda dan garam. Sisihkan. Di mangkuk besar, mixer butter, sourcream, telur dan vanilla extract. Secara bertahap tambahkan campuran tepung, sambil sesekali pinggiran mangkuk di-scrap. Mixer dengan kecepatan sedang selama 5 menit (di resep asli 1 menit. Tapi berhubung mixer saya ukurannya kecil, jadi saya tambahi sampai 5 menit).

Tuang adonan ke dalam paper cup yang udah ditata di dalam loyang muffins. Isi sampai 3/4 penuh. Panggang selama 18-20 menit. Keluarkan dari oven. Check kematangan dengan cara menusukkan tusuk gigi atau cake tester (bisa dibeli di toko peralatan baking) di bagian tengah cupcake.

Biarkan kue dingin di dalam pan selama 10 menit. Habis itu baru pindahin paper cup diatas cooling rack dan biarkan sampe benar-benar dingin.

CREAMCHEESE FROSTING
Bahan.
450 gr creamcheese
120 gr butter, suhu ruangan
125 gr gula halus (Resep asli memakai 250gr. Tapi berhubung saya udah nggak doyan citarasa kue yang manis legit, maka jumlahnya saya kurangi sampai 50%)
5 ml vanilla extract

CARA.
Cream butter dan creamcheese sampai halus dan rata. Masukkan vanilla. Mixer lagi. Masukkan gula halus. Mixer sampai tercampur rata dan adonan halus.

Penyelesaian: Masukkan creamcheese frosting ke dalam piping bag, encrutin diatas cupcake yang sudah dingin. Simpan dalam lemari es. Sajikan dingin. Yummy markimi!



Happy cooking,
Vina Revi

Chocolate Banana Muffins

Yang kenal saya jaman sejak di Multiply pasti ngeh bahwa saya demen banget mengolah pisang ndalu. Jadi pisang yang kulitnya sudah berbintik-bintik hitam itu dagingnya sangat empuk. Not particularly busuk. Dan yang jelas, oke banget kalo mau diolah jadi kue. Ini salah satu favorit anak-anak saya di rumah: Banana Choco Cupcake. Selain Pudding Pisang yang pake heavycream yang juga surga itu.

Kalau kalian, biasanya pisang ndalu dibikin jadi apa?



CHOCOLATE BANANA MUFFINS
(iya, yang di foto itu saya keliru nulis dengan 'cake'. Tapi biarlah. hihi)
Bahan.
250 gr tepung terigu, ayak
120 gr gula kastor (resep asli memakai 150 gr)
1 1/2 sdt baking powder
1/4 sdt garam
3-4 buah pisang ndalu, haluskan
2 butir telur
100 gr mentega tawar, lelehkan
1/4 sdt vanilla bubuk
100 gr chocolate chips

Cara.
1. Panasin oven suhu 180 C. Campur tepung terigu, gula kastor, baking powder dan garam, aduk rata, sisihkan.
2. Dalam mangkuk lain, masukkin pisang lumat, telur, mentega leleh dan vanilli, aduk pake spatula sampe tercampur rata (nggak usah terlalu nepsong ngaduknya), trus masukkan ke dalam adonan tepung.
3. Tambahin choco chips ke dalam adonan tepung, aduk dalam 4-5 kali adukan asal tercampur.
4. Masukkan adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi paper cup sampai 2/3 penuh.
5. Panggang dalam oven selama 25 menit sampai matang, angkat. Biarkan di dalam loyang selama 5 menit, keluarkan kue dari loyangnya. Pindahin ke rak kawat, biarkan sampai benar-benar dingin.

Happy cooking!

Source: Seri Masak FEMINA, PRIMARASA Favorit Keluarga, Masakan Kesukaan Anak, hal 40.

Bolu Gulung dengan design unik (Tutorial)


Pengen bikin Bolu Gulung yang kulit luarnya unik? 
Mari sini saya kasih tahu caranya. Saya terinspirasi dari videonya Ochikeron. Lalu dari sana design saya kembangkan sendiri tapi resep tetap merujuk darinya. Yang jelas ini project yang lumayan gampang untuk dieksekusi, kok. Selain tentunya super fun karena bisa memantik kreativitas kita dalam membuat design yang menarik, yes.

Jadi yuk, ah, kita mulai!

Langkah pertama.
Bikin design yang kalian mau diatas kertas (saya pake HVS biasa). Tentunya sesuaikan ukuran kertas dengan lebar loyang yang akan kalian pakai, ya. Kebetulan karena saya memakai loyang ukuran 33x30cm, maka saya memakai HVS ukuran A4. 

Tips: design nggak perlu dibuat penuh satu loyang karena toh sebagian permukaan akan tertutup ketika digulung.

Langkah kedua.
Alasi loyang dengan kertas roti. Tapi, nah ini yang penting, kertas roti dipotong sekitar 8-10 cm lebih lebar daripada pinggiran loyang. Ini akan mempermudah kita ketika akan mengangkat bolu gulung dari loyang ketika masih dalam kondisi panas. 


Langkah ketiga.
Taruh design yang sudah kita buat tadi di BAWAH kertas roti. Posisikan bagian design (yang akan terlihat ketika bolu gulung sudah digulung rapi) mepet ke salah satu sisi loyang. 


Langkah keempat.
Buat adonan untuk mengisi design. Silakeun merujuk pada resep yang di-share Ochiekeron di youtube-nya, ya. Link udah saya kasih di bagian awal postingan ini.


Tips: sebaiknya pewarna ditambahkan sedikit demi sedikit (saya pake tusuk gigi) sampai mencapai warna yang diinginkan.

Langkah kelima.
Isi bagian luar design terlebih dulu (dalam kasus saya: lingkaran berwarna pink), kemudian panggang di oven 170C selama 30 detik. Foto nggak terlampir. Setelah itu, isi bagian dalam design (warna biru).


Teruskan dengan mengisi polka dot di sekelilingnya memakai warna pink dan biru.


Habis itu panggang di dalam oven 170C selama 1.5 menit.

Langkah keenam.
Setelah pattern matang, tuang adonan bolu gulung diatasnya. 


Ratakan adonan sampai menutup seluruh loyang.


Panggang di oven 170C selama 14 menit.

Langkah ketujuh.
Keluarkan adonan dari loyang. Balikkan. Ambil kertas yang berisi design. Tutup bolu gulung dengan kertas roti. Biarkan dingin.


Langkah kedelapan.
Isi bolu gulung dengan isian sesuai selera.
Tips: adonan whipped cream saya kasih warna biru biar lebih catchy aja gitu.


So, that's it. Yes, pretty much it.
Ehk. Saya tahu, memang agak rempong, ya.
Tapi sumpe, sepadan dengan hasilnya yang cantik dan sangat unik.
Cocok buat hantaran ke mama mertua. Atau ketika kita pengen show off ketika ada acara potluck. Karena Bolu Gulung yang kayak begini jarang dijual di toko, pan. 

Jadi, good luck, ya!
Semoga menginspirasi.

Salam,
Vina Revi

ps. Bagi yang butuh resep komplitnya, nanti saya susulkan kalau udah agak longgar, ya. Kebetulan sekarang lagi ada beberapa project yang harus saya selesaikan terlebih dahulu. Tapi yang jelas, di youtube-nya Ochikeron itu udah cukup jelas menerangkan detail step by step serta bahan-bahan yang dibutuhkan, kok. Jadi selebihnya tinggal kreativitas kita aja yang main disini. Gitu, ya. Sekali lagi, good luck!

Sumpe, ini nggak kayak cheese muffin yang biasanya!

Jadi ya komentar setiap tamu yang saya suguhi Cheese Muffin ini rata-rata selalu sama,"Boleh minta resepnya?" Intinya: memang enak (pake banget) aja gitu. 

Sebagai catatan: saya kenal resep ini sejak tiga tahun yang lalu (2011) dari blognya Ann Low dan sudah membuatnya entah berapa puluh kali. Tapi semakin kesini, banyak modifikasi bahan yang saya lakukan. Terutama jumlah gula dan butter. Bukan karena resepnya Ann jelek atau gimana, melainkan lebih ke soal cutting the calorie aja. Jadi kalau kalian nggak ada calorie issue kayak saya itu, monggo silakan membuat si mufin sesuai resep aslinya. Yang jelas, keduanya sama enaknya. ^^

Maka inilah. Semoga bermanfaat.

------------------------------------------------


Catatan.
Modifikasi yang saya lakukan:
- Butter saya kurangi menjadi 150 gr
- Gula saya kurangi menjadi 100 gr
- Saya pake Monterey Jack Cheese yang jumlahnya saya tambah menjadi 100 gr. Ehk, bisa jadi ini salah satu kuncinya kenapa tamu-tamu saya pada merem melek. ^^

Demikian.
Happy baking!

Mini Apple Pie

Mungkin ada yang kenal dengan nama Ricke Indrianie --pemilik blog Ordinary Kitchen-- yang ngetop seantero dunia maya itu? Nah, beberapa waktu lalu mRicke ini membawakan segepok Egg Tart super enak untuk saya ketika main ke rumah. Waktu itu saya sempet nanya-nanya resep dan tips cara membuatnya. Niatnya mau nyobain bikin juga (meskipun udah kebayang bahwa dengan isian yang berbeda bukan custard kayak egg tart tersebut). 

Terus terang karena selama ini saya jarang bikin pie crust sendiri. Lebih sering beli jadi aja gitu (Pillsburry Pie Crust). Ada yang udah pernah nyoba? Pilsburry, maksudnya. Bukan homemade pie crust-nya. Nah, bagi yang selama ini lebih sering memakai pie crust siap pakai kayak saya itu, cobain deh mulai sekarang bikin yang freshly homemade kayak begini. Karena ternyata oh ternyata citarasanya memang bener-bener bagai bumi dan langit, Sodara. Homemade food emang nggak pernah ada matinya, ya. Dan mungkin juga karena faktor resepnya yang memang TOP to the max. So, thanks again ya, mRicke! Cinta lah pokoknya ...

Bagi yang berminat membuatnya, ini resep komplitnya.
Jadi untuk pie crust-nya saya memakai resep milik mRicke. Sementara isiannya memakai resep Apple Crumble yang beberapa waktu lalu pernah saya posting. Catatan: di resep Apple Crumble tersebut saya memasak menggunakan Slow Cooker. Tapi jika ada yang nggak punya Slow Cooker, silakan dimasak menggunakan oven dengan suhu rendah (130 C selama 1 jam). Semua resep saya ikuti persis dengan sumbernya hanya dimodifikasi sedikit dengan mengurangi jumlah gulanya. Biar manisnya pas dan nggak terlalu legit.

Baiklah. Ini resep Mini Apple Pie-nya.
Silakeun dicatat, diresapi dan kemudian dipraktekkan.
*opo, to?*


MINI APPLE PIE
Bahan Pie Crust.
300 gr butter/margarine (saya pake I Can't Believe It's Not Butter)
1 sdm gula halus munjung (saya pake granulated sugar karena buat saya itu sudah cukup halus^^. Tapi kalau mau, boleh diblender lagi biar lebih halus, kok)
3 kuning telur
500 gr tepung terigu protein sedang (all purpose flour)
Catatan: Resep mRicke saya modifikasi sedikit dengan mengurangi jumlah gula pasir menjadi hanya 1 sdm aja (disana memakai 2 sdm).
1 kuning telur, untuk olesan crust

Cara.
Campur semua bahan jadi satu memakai pisau pastry atau sendok kayu (saya pake pisau makan ^^) --kecuali 1 kuning telur yang untuk olesan-- sampai adonan berbutir-butir dan tercampur rata, Padatkan dan bulatkan hingga mudah dipulung. Cetak dalam adonan pie yang sudah dioles margarine/minyak. Sisihkan.

Bahan isian.
Pakai resep Apple Crumble yang pernah saya posting beberapa waktu lalu. Tapi oh, okay. Saya tahu bahwa sebagian besar pasti pada males ng-klik link, kan? Ehk, Saya juga (kadang-kadang) gitu, soalnya. hihi. Jadi baiklah ini saya tulis ulang resepnya disini, deh. Biar sekalian terorganisir dengan lebih rapi. 

APPLE CRUMBLE.
Bahan crumble.
- 125 gr tepung terigu
- 100 gr light brown sugar
- 100 gr caster sugar
- 1/2 sdt kayu manis bubuk
- 1/4 sdt pala bubuk (saya pake biji pala yang diparut)
- sejumput garam
- 120 gr butter (suhu ruangan), potong kecil-kecil
- 120 gr pecans, potong kasar (saya tumbuk pake ulekan di dalam plastik^^)

Cara. Aduk rata seluruh bahan memakai pisau pastry atau sendok kayu sampai adonan berbutir-butir. Sisihkan.

Bahan apel.
- 60 gr caster sugar, atau secukupnya sesuai selera
- 1 sdm tepung maizena
- 1/2 sdt jahe bubuk (saya pake 1 ruas jahe yang diparut)
- 1/2 sdt kayu manis bubuk
- 750 gr apel (3-4 buah), kupas, buang bijinya, potong-potong
- 2 sdm lemon juice

Cara.
Campur bahan coating sampai rata di dalam mangkuk. Masukkan apel. Aduk rata. Tuang apel di dalam pinggan tahan panas (jika memakai oven). Taburi atasnya dengan bahan crumble sampai seluruh apel tertutup. Panggang di oven dengan suhu 130 C selama 1 jam. Angkat. Sisihkan.

Penyelesaian.
Gabrukkin isian apel di pie yang sudah dicetak di loyang mini. Hias bagian atasnya sesuai selera (kalau saya mah nyari yang gampang aja: pake teknik jaring-jaring gitu. Ehk, standar lah, ya). Olesi crust dengan kuning telur. Panggang dalam oven (160 C) selama 20-25 menit sampai matang dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat. Sajikan dingin atau hangat.

Happy Cooking,
Vina Revi

Martabak Manis Anti Gagal

Kalau ada yang merasa belum pernah sukses bikin Martabak Manis, sumpe, kayaknya harus nyobain resep yang ini, deh. Dijamin berhasil. Seratus persen!

Komentar. Saya memakai butter (I Can't Believe It's Not Butter) sebagai olesan. Tapi next time kayaknya saya bakal beli Wisjman kalau mau bikin Martabak Manis lagi. Karena dengan Wisjman, dijamin citarasa akan selevel dengan Martabak Manis San Fransisco yang di Bandung. Halagh.

ps. Resep ini definitely jauh lebih OK dibanding resep Martabak Manis yang pernah saya upload beberapa waktu lalu.

Happy cooking!


Ingredients:
250 gr tepung terigu
2 sdm gula pasir
1/2 sdt baking powder
1 sdt ragi instant
350 ml susu cair
2 butir telur, kocok lepas
1/2 sdt garam

Bahan ISI.
keju 
meises coklat
kacang, dicincang kasar
susu kental manis

Bahan olesan.
butter atau mentega

tips. sebaiknya pilih butter bule (mis. Wisjman). Biar citarasanya lebih nendang.


Directions:
1 Campur terigu, gula pasir, baking powder dan ragi instant. Tuangi susu sedikit demi sedikit, aduk sampe rata. Gabrukkin kocokan telur, aduk rata. Kepyurin garam. Diemin 30 menit (1 jam_Vina), tutup wadah dengan serbet bersih.
2 Siapkan wajan anti lengket*, panaskan sebentar, olesi dengan sedikit mentega. Tuang adonan ke dalam wajan. Tunggu sampai adonan mulai berlubang. Setelah lubangnya mulai banyak, kepyuri dengan gula pasir, tutup dan biarkan matang.

Note. *saya pake wajan anti lengket biasa, bukan yang khusus martabak. Merk-nya: 키친플라위 (Kichin-Plaui) ukuran 20 cm, pilih yang base-nya rada tebal.

3 Setelah matang, angkat, olesi dengan butter/margarine. Gabrukkin isian sesuai selera (kalo saya: susu kental manis dan keju yang banyaaaaaaaak ...), lipat jadi dua, potong-potong. Enjoy!





Cizz Cheesecake&Friends

I’m a cheese lover ...

Sehingga rasanya hampir tidak mungkin kalau aku sampai melewatkan cafe yang khusus menyediakan berbagai macam dessert berbahan dasar cheese yang satu ini. Sebuah cafe mungil berukuran 3x2.5 m yang terletak di Jalan Laswi - Bandung, yang bernama ‘Cizz-Cheesecake&Friends’ mampu membuatku jatuh cinta pada cicipan pertama.

Bahkan cheese cake hasil olahan para chef CostCo –yang telah membuat bobotku naik 25 kg (!) saat tinggal di Boston- tidak mampu menandingi kelembutan cheesecake yang dijual di Cizz.

Cheesecake yang ditawarkan beraneka ragam.
Untuk penyuka gaya konvensional, mereka menyediakan cheese cake berbentuk standar yaitu cake mandarin yang ditaburi parutan cheese diatasnya. Ada pula cheesecake bertabur biskuit oreo –mungkin untuk menarik minat anak-anak. Yang doyan buah, bisa mencoba untuk mencicipi fruitty cheese cake dimana perpaduan rasa manis -dari cheesecake- dan asam -dari campuran buah kiwi, strawberry dan jeruk- betul-betul luar biasa! Semuanya hanya dengan mengeluarkan Rp 13.500,00 per-piece.

Yang jelas, di Cizz ini ada lebih dari dua puluh macam pilihan rasa.
Jadi tinggal Anda pilih yang mana yang paling sesuai dengan selera Anda.

Kalau aku, paling suka Triple Mousse (as seen on photo) dan Blueberry-nya!
Mmmmhhh, yummy ...

Tips: untuk acara ulang tahun atau perayaan sejenis, Anda bisa mengganti cake tradisional (kue mandarin yang dihias bunga-bunga atau tokoh kartun dari cream) dengan cheese cake ini. Jauh lebih hemat (ukuran 20x20cm = Rp 125.000,00) dan dijamin akan membuat tamu-tamu Anda bertanya: “Dimana belinya?” ...

Photo by. Vina Revi

Ikan Bakar Cianjur

Mengolah ikan menjadi sebuah lauk boleh dibilang gampang-gampang susah.
Selain ribet proses persiapannya -mulai dari menghilangkan sisik ikan sampai membuang jeroannya supaya nggak pahit kalo udah dimasak-, seorang chef juga dituntut untuk mampu menyajikan ikan tanpa bonus rasa amis.

Karena kebetulan aku nggak jago masak ikan –dan juga masakan-masakan lainnya, sebenernya-alhasil tiap kali pengen makan ikan aku selalu pergi ke Ikan Bakar Cianjur di daerah Setiabudi Bandung. Selain praktis, harga makanannya juga nggak mahal. Worth it lah.

Menu favorit-ku klo makan di Ikan Bakar Cianjur adalah Nasi Liwet, Sup Serawung Ikan Nila (aku jarang pilih ikan Gurame karena duri ikan Nila jauh lebih besar. Jadi aman buat Kayla.) plus Tahu Tausi.

Nasi liwetnya empuk, gurih, enak! Apalagi ada tambahan ikan teri di dalamnya. Mmh, mantap banget! Sementara sup serawungnya terasa fresh. Kemanginya berasa. Tomat yang udah diiris kecil-kecil dan dicemplungin di dalam sop tersebut juga masih crunchy. Dan yang jelas, ikan Nila-nya sama sekali nggak amis! Rasa gurih dari kuahnya TOP abis ...

Gimana Tahu Tausi-nya? Awalnya aku tuh paling enggak suka makan makanan berbumbu tausi. Tapi entah kenapa, sejak nyicipin tausi-nya Ikan Bakar Cianjur, waaks ... jadi ketagihan! Langsung doyan seketika.

Seriously, buat Anda yang mungkin ada rencana untuk ber-longweekend di Bandung, nggak ada salahnya mampir makan di Ikan Bakar Cianjur. Dijamin puas!

Oya, daftar harga dari menu-menu favoritku di atas adalah:
Nasi Liwet (4-6 orang) = Rp 25.000,00
Sop Srawung Ikan Nila = Rp 37.000,00
Tahu Tausi = Rp 9.500,00